Hidroksipropil Pati eter (HPS)

Serbuk putih (tidak berwarna), fluiditas baik, kelarutan air baik, larutan encernya transparan dan tidak berwarna, serta memiliki stabilitas yang baik. Stabil terhadap asam dan alkali, suhu pembentuk gelnya lebih rendah dibandingkan pati asli, dan perubahan viskositasnya dalam kondisi dingin dan panas lebih stabil dibandingkan pati asli. Pencampuran dengan garam, sukrosa, dll. tidak berpengaruh pada viskositas.
|
Barang |
Jangkauan |
|
Penampilan |
Bubuk putih |
|
kelembaban |
≦10,0% |
|
Nilai pH (pH) |
9.0-11.0 |
|
Ukuran Partikel (Melalui 80 mesh) |
≧95% |
|
Viskositas sampel basah |
400-5000mPa·s |
|
Kandungan hidroksipropil |
13.0%-19.0% |
|
Konten abu |
≦10,0% |
1. Sifat fisik: bubuk putih (tidak berwarna), likuiditas baik, kelarutan dalam air baik, larutan berairnya benar-benar transparan tanpa warna, stabilitas baik. Stabil terhadap asam dan basa, suhu leleh lebih rendah dari pati asli, dan transisi viskositas panas dan dingin lebih stabil dibandingkan pati asli. Tidak ada salahnya viskositas bila dicampur dengan garam dan gula putih. Setelah eterifikasi, keandalan pencairan dan kejernihan es secara bertahap ditingkatkan.
2. Sifat kimia: Satuan glukosa penyusun pati mempunyai 3 gugus hidroksipropil yang dapat tergantikan, sehingga diperoleh produk dengan derajat substitusi yang berbeda-beda.
-
01HPS untuk Industri PelapisHal ini terutama digunakan dalam pelapis arsitektur, pelapis furnitur, pelapis otomotif dan bidang lainnya. Ini dapat digunakan sebagai bahan tambahan seperti bahan pengental, bahan perata dan bahan penggantung anti aliran untuk meningkatkan kinerja konstruksi dan sifat mekanik lapisan, serta meningkatkan daya rekat dan daya tahan lapisan.
-
02HPS untuk Bahan BangunanHal ini juga banyak digunakan dalam bahan bangunan, seperti lem ubin, dempul, bubuk dempul dan sebagainya. Pada material tersebut, hidroksipropil pati eter dapat digunakan sebagai bahan aditif seperti bahan pengental, bahan pengikat dan bahan perata untuk meningkatkan kinerja konstruksi dan sifat mekanik bahan, sehingga lebih sesuai untuk kebutuhan bangunan.
-
03HPS untuk Area LainnyaHal ini juga banyak digunakan dalam tinta, perekat, sealant dan bidang lainnya. Di bidang ini, hps dapat digunakan sebagai bahan tambahan seperti pengental, penstabil dan bahan perata untuk meningkatkan kinerja konstruksi dan sifat mekanik produk, serta meningkatkan kualitas dan stabilitas produk.
Proses produksi hidroksipropil pati eter terutama mencakup langkah-langkah berikut:
1. Persiapan bahan baku:
Pati yang digunakan sebagai bahan baku utama dapat berupa tepung maizena, tepung kentang atau jenis tepung lainnya.
2. Reaksi eterifikasi:
Propilena oksida, alkohol kompleks, dan natrium hidroksida ditambahkan ke media air, dan komponen-komponen ini didispersikan dan dieterifikasi dalam kondisi tertentu.
3. Reaksi suhu rendah:
Sistem reaksi dilakukan dalam kondisi suhu rendah untuk menjamin kelancaran reaksi dan kualitas produk.
4. Reaksi suhu tinggi:
Selanjutnya, reaksi dilanjutkan pada kondisi suhu tinggi untuk menyelesaikan proses eterifikasi.
5.Pemulihan dan pengeringan:
Setelah reaksi selesai, operasi pemulihan dilakukan, dan kemudian produk dikeringkan untuk menghilangkan kelebihan air.
6. Pengayakan:
Terakhir, produk kering diayak untuk mendapatkan eter pati hidroksipropil jadi.
Produk ini dikemas dalam kantong kertas multi-lapis yang dilapisi dengan lapisan polietilen. Berat bersih 25KG.
Kantong kosong dapat didaur ulang atau dibakar. Kemasan yang belum dibuka dapat disimpan selama beberapa tahun. Kemasan yang terbuka dapat membuat kadar air produk ini terpengaruh oleh kelembapan udara. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari. Hindari penyimpanan di bawah tekanan.
Untuk informasi tentang penanganan produk, pengiriman, dan penyimpanan, lihat MSDS.

pati hidroksi
hidroksietil selulosa
hydroxypropyl starch phosphate hair



