Microcrystalline Cellulose

Selulosa mikrokristalin adalah eksipien farmasi yang khusus dibuat untuk produksi tablet. Produk ini merupakan partikel yang sangat berpori, sangat mudah berubah bentuk, dengan kapasitas menahan obat yang besar, sifat adhesi dan disintegrasi kering yang baik, dan dapat ditekan menjadi tablet yang sangat keras.
Produk kami berupa bubuk putih atau putih pucat atau bubuk butiran, tidak berbau dan tidak berasa, tidak larut dalam air, etanol, eter, asam sulfat encer, pelarut organik dan minyak, dll.

|
Barang |
Indeks |
|
PH |
5.0-7.5 |
|
Kerugian pada pengeringan |
< 7,0% |
|
Residu yang terbakar |
≤ 0,1% |
|
Materi terlarut dalam air |
≤ 0,2% |
|
Materi terlarut dalam eter |
≤ 0,05% |
|
Tes pati |
Lulus |
|
Khlorida |
≤ 0,03% |
|
Logam berat |
≤ 10 ppm |
|
garam arsenik |
≤ 2 ppm |
|
Jumlah bakteri total |
≤ 1000 bagian/gram |
|
Jumlah jamur |
≤ 100 bagian/gram |
|
Tes Escherichia coli |
Negatif |
|
Daya konduksi |
≤ 75 us/cm |
Sesuai dengan Farmakope Tiongkok edisi 2020 (Bagian 4); Nomor registrasi: F20190000304/F20209990409
Product Specifications
|
Spesifikasi |
PH-101 |
PH-102 |
|
Ukuran partikel rata-rata (μm) |
50 |
100 |
|
kelembaban |
≤0,5% |
≤3,5% |
|
Tingkat penyaringan |
Residu 120 mesh ≤ 5,0%, tingkat kelulusan 200 mesh ≥50,0% |
|
-
01Sifat fisikSelulosa mikrokristalin adalah bubuk kristal putih tidak berbau dengan kompresibilitas dan tabletabilitas yang baik. Dapat membentuk struktur gel yang stabil dan memiliki daya serap dan ekspansi air yang tinggi.
-
02Sifat kimiaIni adalah turunan selulosa non-ionik inert yang tidak larut dalam air, asam encer dan sebagian besar pelarut organik, namun dapat dihidrolisis dalam kondisi asam kuat. Struktur molekulnya stabil dan menunjukkan stabilitas kimia yang baik dalam rentang pH yang luas.
Dapat terurai secara hayati: Sebagai produk berbasis serat tanaman, MCC sepenuhnya dapat terurai secara hayati dan ramah lingkungan.
Keamanan tinggi: Dianggap aman untuk digunakan dalam makanan dan obat-obatan, dan tidak diserap oleh tubuh manusia, tetapi dikeluarkan secara alami melalui saluran pencernaan.

Selulosa Mikrokristalin (MCC) adalah bubuk kristal yang diperoleh dengan mengolah selulosa murni secara kimia, yang memiliki beragam aplikasi.
-
01Tablet - Pengisi, perekat dan penghancurSelulosa mikrokristalin memiliki fluiditas yang baik dan mudah dicampur dengan eksipien lainnya. Menambahkan produk ini dalam jumlah yang tepat dapat meningkatkan kelarutan obat dalam tablet.
-
02Bahan tambahan makanan - Bahan anti penggumpalan, penstabil dan pengentalMCC dapat mencegah makanan berbentuk bubuk atau butiran menggumpal, menjaga produk tetap longgar dan mudah digunakan. Karena sifat penyerapan air dan pengembangannya yang baik, MCC dapat meningkatkan viskositas makanan, memperbaiki tekstur, dan membantu menjaga stabilitas struktur makanan.
-
03Produk Perawatan KulitSelulosa mikrokristalin dapat meningkatkan kekentalan produk perawatan kulit, memperbaiki tekstur produk, membuatnya lebih kental dan mudah dioleskan. Pada saat yang sama, ini juga dapat membantu menjaga stabilitas formula produk dan mencegah pemisahan bahan.
Dosis referensi
|
Pengikat/pengencer tablet (granulasi basah) |
5%-20% |
|
Pengikat/pengencer tablet (kompresi kering) |
5%-20% |
|
Penghancur tablet |
5%-15% |
|
Tablet meluncur |
5%-20% |
|
Pengencer kapsul |
10%-30% |
Proses produksi selulosa mikrokristalin terutama mencakup langkah-langkah berikut:
1.Perlakuan awal bahan mentah: Pertama, pilih tumbuhan alami yang sesuai sebagai bahan mentah, seperti sekam padi, ampas sayuran, ampas tebu, tongkol jagung, dll. Kemudian lakukan perlakuan awal terhadap bahan mentah tersebut untuk mengekstrak selulosa dengan kemurnian tinggi.
2.Metode hidrolisis asam: Dalam kondisi asam, ikatan β-1,4 glikosidik dalam struktur selulosa dibelah, daerah amorf secara bertahap dihilangkan, dan molekul selulosa terdegradasi hingga batas derajat polimerisasi (15 hingga 375) untuk membentuk selulosa mikrokristalin. Asam yang umum digunakan termasuk asam klorida dan asam sulfat, di antaranya selulosa mikrokristalin yang dibuat dengan asam klorida memiliki tingkat polimerisasi dan stabilitas termal yang lebih tinggi.
3.Metode hidrolisis enzimatik: Ini adalah metode persiapan baru yang menggunakan selulase untuk memutus rantai molekul di daerah amorf molekul selulosa dalam kondisi tertentu untuk membentuk molekul selulosa yang sebagian besar terdiri dari daerah kristal, sehingga memperoleh selulosa mikrokristalin. Metode hidrolisis enzimatis memiliki keunggulan dalam penggunaan bahan kimia yang lebih sedikit serta proses penyiapan yang ramah lingkungan dan ramah lingkungan.
4.Metode penggilingan mekanis: Bahan baku selulosa digiling menjadi selulosa mikrokristalin dengan penggilingan mekanis. Cara ini relatif sederhana, tetapi hasilnya rendah.
5.Pengeringan: Selulosa mikrokristalin yang telah disiapkan perlu dikeringkan untuk menghilangkan kelembapan dan mendapatkan produk akhir.

Dikemas dalam tong karton yang dilapisi kantong polietilen, berat bersih: 25.0kg/barel.
Jauhkan dari kelembapan!
Gunakan sesegera mungkin setelah dibuka.



